Tampilkan postingan dengan label dalam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dalam. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 Desember 2013
Sejarah Buah Apel Dalam Berbagai Versi
Namun demikian, berdasar penelusurannya, sebagian ahli sejarah menyebut bahwa apel berasal dari wilayah barat daya Asia. Ahli yang lain mengungkapkan bahwa apel aslinya dari Kazakhtan di Asia tengah. Begitu banyak versi hingga akhirnya sampai sekarang belum ada kesepakatan soal wilayah yang pertama kali ditumbuhi pohon apel.
Riwayat yang tertulis jelas barulah muncul di abad ke-13 sebelum masehi. Saat itu Ramses II mendorong rakyatnya agar apel ditanam di delta Sungai Nil. Selanjutnya, apel juga ditanam di lembah Rhine hingga akhirnya muncul beberapa jenis apel. Di abad pertama masehi, tercatat ada 35 jenis apel. Setelah itu, apel terus tumbuh di banyak wilayah.
Saat Inggris menjajah wilayah Amerika di tahun 1600-an, tanaman apel juga ikut menyertainya. Di awal tahun 1622, kerajaan Inggris mengirimkan bibit pohon apel dalam jumlah banyak ke Amerika. Dari sinilah budidaya apel tumbuh di Amerika.
Perkebunan komersial buah apel sendiri baru mulai dikenal tahun 1737. William Prince Nursery tercatat sebagai kebun apel komersial pertama yang menyebarkan buah ini ke seluruh dunia. Presien pertama Amerika, George Washington adalah tokoh penting yang pernah berkunjung ke perkebunan itu. Saat itu dia kurang puas karena pohon apel yang dilihatnya tidak berbuah lebat. Dia pun kemudian terpikir untuk menyempurnakannya.
Buah apel pun semakin banyak membanjiri pasar. Hingga tahun 2004 sudah merajalela. Pada tahun tersebut, apel sudah ditanam di lahan seluas 13 juta hektare yang tersebar di 91 negara. Bisa dikatakan, apel adalah buah yang paling banyak dibudidayakan di dunia. Saat ini, Cina menjadi salah satu pemain utama produksi buah apel, selain itu ada Amerika, Iran, Italia, Turki, juga Prancis.
Apel pun berkembang ke seluruh dunia, hingga mengilhami lahirnya perusahaan raksasa komputer bernama Apple. Steve Jobs, menjadi simbol yang sangat kuat bagi perusahaan ini. Produknya pun digemari masyarakat dan dengan cepat merajai dunia, seperti tersebarnya buah apel.
Senin, 25 November 2013
Shreddies Celana Dalam Bebas Kentut
Pernah menahan kentut saat di tempat umum atau bertemu orang yang baru kenal? Pasti mati-matian dan gelisah. Tampaknya kekuatiran tersebut tak lama lagi ada solusinya, ini berkat temuan baru: Shreddies, celana dalam yang bisa menetralkan bau kentut Anda.

Celana dalam produksi Shreddies Ltd. perusahaan asal Inggris ini terbuat dari bahan karbon yang disebut zorifex dan sebuah panel kecil di bagian belakang celana. Zorifex digunakan karena bahan ini dipakai oleh ilmuwan dalam meneliti bahan-bahan kimia, gunanya untuk menetralkan bau.
Celana ini sangat tipis dan fleksibel sehingga nyaman digunakan setiap hari. Bila Anda terpaksa kentut, kain akan menahan gasnya kemudian baunya akan dinetralisasi. Jika sudah tak nyaman dipakai, cukup cuci bagian kainnya agar lebih bersih. Jadi jangan kuatir, shreddies bukan celana dalam sekali pakai.
Celana ini hadir dengan dua jenis bentuk. Untuk laki-laki, disediakan bentuk boxer dengan harga US$ 40, sekitar Rp 449 ribu. Sedangkan untuk perempuan, bentuknya lebih mirip dengan celana dalam dengan harga US$ 30 atau setara Rp 337 ribu. Lumayan mahal, ya?
Celana ini sangat tipis dan fleksibel sehingga nyaman digunakan setiap hari. Bila Anda terpaksa kentut, kain akan menahan gasnya kemudian baunya akan dinetralisasi. Jika sudah tak nyaman dipakai, cukup cuci bagian kainnya agar lebih bersih. Jadi jangan kuatir, shreddies bukan celana dalam sekali pakai.
Celana ini hadir dengan dua jenis bentuk. Untuk laki-laki, disediakan bentuk boxer dengan harga US$ 40, sekitar Rp 449 ribu. Sedangkan untuk perempuan, bentuknya lebih mirip dengan celana dalam dengan harga US$ 30 atau setara Rp 337 ribu. Lumayan mahal, ya?
Sumber
Minggu, 10 November 2013
Wow !! 250 Pasang Manusia Kembar ada Dalam Satu Desa !
Wow !! 250 Pasang Manusia Kembar ada Dalam Satu Desa ! - Siapa saja yang datang ke Desa Kodinhi di Kerala, India pasti akan kesulitan mengenali setiap penduduk aslinya. Wajar saja, sebab sedikitnya terdapat 250 pasang manusia kembar di desa ini. Penasaran?
Tanpa rekayasa atau dibuat-buat, 250 pasang manusia kembar terlahir di Desa Kodinhi, Kerala, India. Desa ini memiliki tingkat anak lahir kembar paling besar di dunia, seperti yang dikutip oleh detikTravel dari situs Telegraph, Selasa (10/7/2012).
Fenomena ini kemudian menjadikan Desa Kedinhi sangat terkenal dan dikunjugi oleh banyak wisatawan mancanegara. Biasanya, wisatawan datang untuk melihat pemandangan atau pertunjukan, tapi ini justru ingin menyaksikan keunikan dari penduduk aslinya.
Jika Anda berkunjung ke desa ini, jangan heran bila menemukan banyak sekali orang dengan wajah yang mirip dan bahkan ada beberapa yang sangat sulit untuk dibedakan. Rata-rata dari mereka hanya bisa dibedakan dari belahan rambut saja. Pasti sangat sulit untuk menghapalnya.
Mayoritas penduduk Desa Kedinhi adalah umat muslim dan sebagian di antaranya mengenyam pendidikan formal. Adalah suatu pekerjaan yang sulit bagi setiap guru di desa ini untuk menghapal begitu banyaknya murid yang berwajah sama. Malah biasanya, setiap anak kembar di sini selalu menggunakan pakaian yang sama setiap harinya.
Menurut data dari rumah sakit setempat, setidaknya ada 100-150 anak yang lahir kembar setiap tahunnya. Bahkan, lima atau enam di antaranya kembar tiga. Wow!
Jika bukan karena bajunya, kedua anak ini sulit dibedakan
Kakak dan adik sama-sama memiliki pasangan kembar
Sepasang anak yang kembar identik
Lebih sulit lagi menghapal mereka jika mengenakan kerudung
Unik Bukan ??
Langganan:
Postingan (Atom)